11 Mei 2011

Selamat Jalan Guruku

Kemarin sore, saya mendapatkan kabar duka dari seorang teman bahwa salah seorang dari guru SMA 10 pekanbaru dimana saya dahulu pernah bersekolah di sana, yaitu ibu Dra. Hasbarita. yah...beliau telah meninggalkan kami semua, kami yang sangat menyayangi beliau atas pengabdian dan dedikasinya selama ini.

Cukup banyak kenangan para murid SMA 10 umumnya dan saya khususnya. beliaulah yang merupakan salah seorang pemrakarsa masuknya pelajaran menjahit sebagai salah satu mata pelajaran pada bidang muatan lokal. yaah, walaupun harus diakui kalau saya agak susah menyerap pelajaran tersebut (baca : ga bakat menjahit). Tapi, dengan adanya pelajaran menjahit tersebut tak dapat dipungkiri memberikan warna tersendiri dalam mata pelajaran muatan lokal, yang selama ini hanya diisi oleh menggambar dan sebagainya saja.

Tidak hanya sampai di situ, beliau juga turut berperan agar saya dan beberapa bisa di terima kuliah di Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasyim Riau dan Universitas Riau. kenapa ? yah, beliau lah yang membantu kami mengurus berkas berkas untuk masuk melalui jalur Penelusuran Bibit Unggul Daerah (PBUD). beliaulah yang tak bosan bosannya memberikan penjelasan kepada kami walaupun yang di tanyakan cuma itu itu aja. beliau jugalah yang mengantarkan berkas berkasnya kesana walaupun jarak sekolah saya ke universitas tersebut cukup jauh, lebih kurang 25 km.

Dan akhirnya, kemarin sore beliau telah dipanggil oleh Allah SWT. Selamat jalan Bu Hasbarita, selamat Jalan Guruku, semoga engkau diberikan tempat yang layak di sisinya. Jasa-jasamu sungguh takkan ku lupa...

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Selamat Jalan Guruku

2 Komentar:

  1. semoga rohnya dicucuri rahmat. hidup memang begitu, hidup dan mati, itu hakikatnya

    BalasHapus

Terimakasih telah meninggalkan Komentar di Didit Blog | Silahkan berkomentar dengan bebas, tidak mengandung SARA | komentar dengan link HIDUP akan dihapus | Terimakasih ^_^