08 November 2011

Cara Mudah Mempercepat Loading Blog

siapa sih yang ga mau blognya jadi cepat ketika dibuka? apa lagi dengan koneksi internet di indonesia saat ini, wah wah....jangan putus asa dulu, masih ada kok solusinya....coba simak tips tips berikut ini :

1. Aktifkan Kompresi dengan GZIP

Browser modern biasanya mendukung kompresi untuk HTML, CSS dan Javascript. Melakukan kompresi pada ketiga file tersebut tentu akan menghemat waktu loading halaman dan secara otomatis tentu akan terjadi pengurangan waktu download. Para Webmaster pintar diluar sana sangat menyarankan kita menggunakan kompresi dengan Gzip. Untuk teknik dan tutorial Gzip silahkan disearch aja ya..sudah banyak sekali yang membahasnya. Jika pembaca menggunakan Platform Blogspot abaikan saja kompresi ini karena secara default blogspot sendiri sudah mendukung teknik tersebut. Untuk pengguna Plaform lain seperti Wordpress silahkan menggunakan Kompresi Gzip ini atau kalau gak mau repot pake Gzip sebaiknya gunakan saja plugin WP Super Cache.



2. Buang Spasi kosong pada kode HTML

Membuang Spasi kosong termasuk juga dalam teknik kompresi, yaitu dengan memadatkan kode HTML, XML atau PHP dengan cara membuang spasi yang dirasa tidak berguna. Salah satunya  termasuk juga dalam Inline untuk kode Javascript dan CSS. Dengan menghapus ruang kosong tentunya akan menyimpan banyak byte data dan imbasnya akan mempercepat waktu proses download. Untuk membuang Spasi yang tidak perlu saya biasanya menggunakan Tools Editor seperti Notepat++. Caranya sangat mudah, yaitu dengan mem-blok semua kode yang ingin dibuang spasinya kemudian pilih menu TextFX -> TextFX Edit dan pilih Delete Blank Lines atau Delete Surplus Blank Lines.



3. Lakukan Kompresi CSS (Stylesheet)

Teknik kompresi CSS ini sebenarnya cukup sederhana, hampir sama dengan cara diatas yaitu dengan cara membuang spasi yang tidak diperlukan. Memadatkan pengkodean CSS juga bisa menghebat waktu download, Parsing dan waktu eksekusi pada suatu halaman. Untuk mempermudah kita melakukan kompresi pada CSS, silahkan gunakan tools gratis yang sudah banyak disediakan seperti YUI Kompresor dan cssmin.js.



4. Letakan CSS (Stylesheet) di Atas

Adakalanya kita tidak meletakan CSS di header, biasanya cara tersebut kita gunakan untuk membuat Style tunggal untuk gaya tertentu pada widget. Para webmaster yang ahli biasanya menyarankan kita sebaiknya memanggil semua kode CSS pada halaman HEAD entah itu CSS Internal maupun CSS External semuanya sebaiknya dijadikan satu pemanggilan dalam Header.



5. Buang CSS (Stylesheet) yang tidak perlu

Ketika browser mengakses halaman, biasanya harus melalui proses download dan menganalisa setiap baris kode dalam CSS (stylesheet) terlebih dahulu, bayangkan jika banyak kode CSS percuma yang harus diproses namun  tidak dieksekusi sama sekali! ini akan sangat mengganggu karena akan menghambat proses rendering yang harusnya lebih cepat!



6. Periksa Validasi CSS (Stylesheet)

Walaupun sering terjadi kesalahan dalam menulis kode CSS, broser tidak akan menampilkan pesan kesalahan apapun dalam layar, semua eksekusi akan terus dijalankan tanpa adanya laporan error meskipun itu hanya salah dalam satu huruf saja. Sebaiknya jangan abaikan kesalahan ini, silahkan check validasinya.



7. Kombinasi CSS (Stylesheet) dalam file External

Kekurangan CSS Internal hanya satu yaitu terjadinya pembengkakan kapasitas ukuran (size) pada besarnya halaman. Webmaster berpengalaman selalu menyarankan kita sebaiknya melakukan pemanggilan kode CSS melalui akses external, jika memungkinkan lebih bagus lagi melakukan kombinasi semua kode CSS hanya dalam satu file saja.  (untuk pengguna blogger abaikan teknik ini karena akan lebih bagus dengan pemanggilan internal)



8. Lakukan Kompresi Javascript

Teknik kompresi Javacsript hampir sama dengan CSS yaitu dengan cara membuang spasi yang tidak diperlukan. Memadatkan pengkodean Javacript juga bisa menghebat waktu download, Parsing dan waktu eksekusi pada suatu halaman. Untuk mempermudah kita melakukan kompresi pada javascript silahkan gunakan tools gratis yang sudah banyak disediakan seperti YUI Kompresor, Closure Compiler dan JSMin



9. Buang Javascript yang tidak Perlu

Suka tidak suka penggunakan javacript (JS) kadang sangat diperlukan, walaupun JS kadang membuat loading halaman akan semakin berat. Ketika browser mengakses suatu halaman, biasanya harus melalui proses download dan menganalisa kode dalam JS terlebih dahulu, bayangkan jika banyak pemanggilan JS secara percuma yang harus diproses namun tidak dieksekusi sama sekali! Silahkan teliti kembali kode JS yang menurut kita tidak berguna, cek ulang dan jangan sampai parkir terlalu lama, jika tidak digunakan lagi mending hapus saja!



10. Kombinasi Javascript dalam file External

Hampir sama kasusnya dengan CSS External diatas, Kekurangan javascript Internal hanya satu yaitu terjadinya pembengkakan kapasitas ukuran (size) pada besarnya halaman. Webmaster berpengalaman selalu menyarankan kita sebaiknya melakukan pemanggilan melalui akses external, jika memungkinkan lebih bagus lagi melakukan kombinasi semua koding JS hanya dalam satu file saja.  (untuk pengguna blogger jika memungkinkan sebaiknya panggil melalui file internal saja.



11. Lakukan Optimasi Gambar

Website dinamis tanpa dihiasi gambar tentu tidak akan menarik, namum penggunaan gambar yang berlebihan akan menjadi masalah ketika browser melakukan download pada halaman. Sebaiknya kurangi gambar yang tidak perlu, terlebih pada gambar yang mempunyai ukuran cukup besar. Jika memang terpaksa menggunakannya, sebaiknya lakukan optimasi pada gambar tersebut dengan cara melakukan kompresi tanpa harus mengurangi kualitas gambar. Saran saya silahkan gunakan Yahoo! Smush.it



12. Jangan Paksa Skala Gambar dalam HTML

Hindari menggunakan gambar yang besar hanya karena kita dapat mengatur lebar dan tinggi dalam HMTL, Kita memang bisa mengatur ulang gambar sesuka hati melalui CSS atau dalam tag <Img> seperti pada html berikut ini <img width="100" height="100" src="gambar.jpg"/> walaupun ukuran gambar sebenarnya adalah 200x200px sebaiknya jangan mengecilkan dengan mengatur ulang skala gambar, akan lebih baik kita membuat gambar 100x100px sesuai dengan ukuran gambar sebenarnya.



13. Hindari Gambar SRC kosong

Pemanggilan tag SRC untuk gambar biasanya ada pada dua kemungkinan, bisa melalui HTML <img scr=""> atau memalui Javascript var img = new Image(); img.src = ""; walaupun browser mengabaikan permintaan ini jika gambar dalam keadaan kosong, tetap saja ini melalui proses rendering yang harusnya tidak membebani server. Silahkan perikasa kembali blank SRC, Jika memang tidak digunakan mending dihapus saja.



14. Periksa Kembali Broken link

Link yang telah mati bakal tidak disukai pembaca, jangankan pembaca..search engine sekalipun tidak menyukai hal ini. Lakukan pengecekan broken link sesering mungkin, banyak tools di internet yang bisa melakukan tugas ini, salah satunya yang terbaik bisa menggunakan tools dari W3C Checklink



15. Buang Widget atau plugin yang tidak Perlu

Widget yang terlalu banyak hanya membuat halaman jadi semakin berat, apalagi widget tersebut tidak begitu berguna. Silahkan kita pilah-pilah kembali widget yang sekiranya tidak ada maanfaat sama sekali seperti memasang jam dan kalender. 

http://www.o-om.com/2010/09/15-cara-optimasi-blog-agar-tampil-lebih.html
 

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Cara Mudah Mempercepat Loading Blog

4 Komentar:

  1. Saya mengerti maksud dari tips-tips diatas...
    Tapi saya kesulitan menerapkannya.
    Sebagai newbie, saya blm terlalu mengenal pengkodean..
    Kira-kira apa ada generator atau website khusus untuk mengetahui CSS mana saja yang tak terpakai?
    lalu, bagaimana juga cara mengetahui JS yang perlu dihapus?
    Mohon bantuannya segera ya...
    Trims..ditunggu balasannya
    #Maaf ini pake akun googleku yang cadangan

    BalasHapus
  2. Terimksh sebelumnya yah sudah berkunjung, kalo untuk CSS generator/utk mgthui CSS yg tdk terpakai sya juga msh blm menemukannya, untk JS mgkin bisa di coba tools tools pengkompresi JS yg sudah di jelaskn di atas :D

    kalo mnurut saya, hematnya jka ingin membuat blog ringan, buang aja widget widget yg tidak perlu, seperti : jam, kalender, animasi teks dengan flash, games. dan jika ingin menggunkan animasi, sebisa mungkin hindari penggunaan flash krn dpt membuat blog jadi berat. alternatif lain bisa dgn menggunakan gbr berformt *.gif atau utk scriptnya bisa menggunakan Jquery

    utk mengetahui waktu loading blognya mas, mas bsa menggunakan tools berikut http://www.diditrinjano.com/2011/06/cara-mengetahui-waktu-loading-suatu.html

    semoga membntu yah :) jika masih kurg jelas silahkan di tanyakan lagi :D

    BalasHapus
  3. 锘縋arenting a Positive Experience

    Photo Credit: Monica Rodgers

    I am a single mom -- my ex husband and I have been separated for three years. I am one of the luckiest single parents I know because my ex and I are amicable and we both have a deep and abiding love for our children and a tremendous amount of respect for the growth we both experienced in our marriage. However painful our decision was, we are both the better for it and both of us have gone on to honor ourselves in ways we could not seem to do inside of our marriage.

    People always ask me, do you and your ex-husband stay amicable? and I have to answer that it was not always easy. The beginning was the most painful as we both had to learn how to begin again not as life partners but as parenting partners who happened to have a whole lot of history together.

    Our solution was to hire a mediator who could help us to lay out the issues and tackle them one by one. The best part about mediation was that we were both able to really vent our frustrations and fears and know that we would work on them until we were able to come to agreements about the things that were each important to us. There were times that we would joke that we should have gone the mediation route a long time ago, and although it was painful to rehash our issues we realized that doing it with someone who is trained to help you sort through it all with a common goal in mind (the well being of our children) can make all the difference in the world. There are many about mediation that I feel like if more people understood they might end up on much more amicable terms with their ex-parters.

    My best three advice tips for anyone considering the same route would be:

    1. Stay with the process. There were times that we end a session and I wonder where it was leading. You have to trust that all answers don become apparent all at once. It can take several sessions to begin to lay the groundwork for the solutions that will be collaborated on, so just put yourself in the hands of the professional you have chosen and let them do what they do best.

    2. Be prepared to compromise. Remember to keep your children and their well being at the very center of your efforts as you work toward a situation that will work best for all of you -- but especially the kids.

    3. Take the time to really interview your perspective divorce mediator and understand the different out there and which would best suit you.

    At the end of the process I can clearly say that I am so very relieved that we found a better alternative for all of us than taking each other to court for "the battle". I feel that had we done that, we would not have salvaged or repaired any part of our past so that we could live on as good parenting partners for our future and the future of our children, and I have to admit I have a certain amount of pride for those moments when people will see us together and wonder how we manage to treat each other with dignity and respect and are even able to laugh together. [url=http://www.iodress.com]cheap bridesmaid dresses[/url]

    BalasHapus
  4. celine
    [url=http://goo.gl/PbTR4]Best celine bag luggage real leather top quality,free shipping 7 days to your home![/url]

    BalasHapus

Terimakasih telah meninggalkan Komentar di Didit Blog | Silahkan berkomentar dengan bebas, tidak mengandung SARA | komentar dengan link HIDUP akan dihapus | Terimakasih ^_^