31 Desember 2011

Kaleidoskop Akhir Tahun, Memaknai Pergantian Tahun dari Sudut Pandang Lain

Assalamualaikum, Ga terasa sekarang kita sudah berada dipenghujung tahun 2011. Dan besok kita akan memasuki akhir tahun (yang katanya) dari suku maya.

Eits, kok jadi ngomongin suku maya sih. Kita tinggalin dulu suku maya, mari kita flashback dulu kebelakang, apa aja target target yang udah berhasil kita capai dan apa yang belum. kemudian bagaimna langkah dan strategi kita untuk mencapai/mewujudkan target target kita di tahun 2012 ini.

Mengutip sebuah khutbah shalat jum'at yang saya dengarkan hari jum'at lalu, khatib menyampaikan, baik itu kalender hijriah, masehi, saka atau yang lain lainnya adalah sama sama merujuk ke masalah waktu. yaitu bagaimana atau apa yang udah kita lakuakn sealam tahun tahun sebelumnya, apakah kita melakukan hal hal yang bermanfaat atau tidak.

Jika kebanyakan orang mungkin menghabiskan malam pergantian tahun dengan konvoi keliling kota, pesta pora, bahkan banyak orang orang yang tak segan segan menghabiskan dana sekian ratus juta untuk membuat acara pergantian tahun untuk mengundang artis ibu kota atau membuat pesta kembang api. Yang terakhir ini saya agak kurang setuju karena di tengah kesulitan yang di hadapi rakyat ga seharusnya pemerintah menghambur hamburkan uang untuk hal hal yang kurang bermanfaat. semoga saja di masa yang akan datang hal ini bisa lebih dikurangi, aminn

Ngomong ngomong soal waktu, jadi ingat pertanyaannya Imam Gazali kepada murid muridnya. "Apakah yang paling jauh?" Muridnya Menjawab, Bulan, Matahari, Bintang. Imam Ghazali menjawab "Benar, Tapi sebenarnya yang paling jauh adalah masa lalu.

Kemudian, beliay bertanya lagi, "Apaa yang paling dekat?" Muridnya menjawab, pena, Buku, Pensil dan semua benda yang berada didekatnya. Imam Ghazali kembali menjawab, "Seungguhnya yang paling dekat itu adalah kematian"

Lalu, apa makna yang dapat kita ambil dari pertanyaan Imam Ghazali tersebut? Yah tepat sekali, Pergunakanlah waktu yang kita miliki sebaik mungkin. Sebisa mungkin hindarilah hal hal yang kurang bermanfaat. Ingatlah kembali 5 Perkara sebelum lima perkara, yaitu :

  1. Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu
  2. Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu
  3. Waktu kayamu sebelum datang waktu miskinmu
  4. Waktu luangmmu sebelum datang waktu sibukmu
  5. Waktu hidupmu sebelum datang kematianmu


Nah, sekian dulu yah postingann kali ini, dan jangan lupa tetaplah selalu beristiqomah dalam mencapai cita cita kita. Wassalam

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Kaleidoskop Akhir Tahun, Memaknai Pergantian Tahun dari Sudut Pandang Lain

0 Komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah meninggalkan Komentar di Didit Blog | Silahkan berkomentar dengan bebas, tidak mengandung SARA | komentar dengan link HIDUP akan dihapus | Terimakasih ^_^